Minggu, Januari 29, 2012
Kamis, November 24, 2011
Minggu, Juni 05, 2011
Rabu, Maret 30, 2011
Profesionalisme Polisi
- Polisi sebagai fungsi,
- Polisi sebagai organ kenegaraan dan
- Polisi sebagai jabatan atau petugas. Yang banyak disebut sehari-hari adalah pengertian polisi sebagai pejabat atau petugas. tiga pengertian kata polisi tersebut, kadang dicampur adukkan oleh masyarakat, yang seharusnya diartikan sesuai dengan konteks yang menyertai. Oleh karena itu timbul penilaian yang sebenarnya untuk individu (pejabat) tetapi diartikan sebagai tindakan suatu lembaga (alat negara)
Kinerja polri mencakup faktor-faktor manifest dalam perilaku individu dan lembaga Polri. Kinerja polri merupakan fungsi dari pencapaian tujuan lembaga, baik berupa keberhasilan maupun kegagalan. Kinerja merupakan perilaku yang dapat diamati dan dirasakan pengaruhnya oleh masyarakat. Pada dasarnya ada dua bentuk pengukuran kinerja kepolisian. Yang pertama adalah pengukuran secara kuantitatif, dan yang kedua pengukuran secara kualitatif. Bentuk kuantitatif ukuran kinerja adalah ukuran seperti jumlah pelanggaran lalu lintas yang fatal. Sedangkan bentuk kualitatif ukuran kinerja pada dasarnya terkait dengan pendapat masyarakat tentang polisi.
Kinerja Polri lebih mudah dipahami dalam pembagian sesuai dengan tugas dan fungsi pokoknya, yaitu kinerja di bidang hukum, kinerja di bidang keamanan dan ketertiban masyarakat serta kinerja di bidang pelayan dan pengayom masyarakat. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melihat kinerja Polri, yaitu :
- Bidang Penegakan Hukum.
Polisi adalah instansi yang berperan dalam penegakan hukum dan norma yang hidup dalam masyarakat (police as an enforment officer). Pada pelaksanaan demikian, polisi adalah instansi yang dapat memaksakan berlakunya hukum. Manakala hukum dilanggar, terutama oleh perilaku menyimpan yang namanya kejahatan, diperlukan peran polisi untuk memulihkan keadaan (restitutio in intreguman) pemaksa agar sipelanggar hukum menanggung akibat dari perbuatannya. Untuk mengetahui bagaimana hukum ditegakkan tidaklah harus dilihat dari institusi hukum seperti kejaksaan atau pengadilan, tetapi dilihat pada perilaku polisi yang merupakan garda terdepan dari proses penegakkan hukum.Sebagai penegak hukum, polisi adalah pribadi atau anggota yang menguasai pengetahuan hukum, bersifat jujur, bersih, berani bertindak dengan penuh tanggungjawab, sehingga hukum dapat ditegakkan.
- Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat.
Sebagai pemelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Kantibmas), polisi melakukan tugas mengantisipasi, menjaga dan mengayomi masyarakatnya dari perilaku jahat yang diperagakan para penjahit. Polisi bersamaan anggota masyarakat lainnya, menjalankan upaya preventif, yaitu mencegah terjadinya kejahatan. Polisi harus siap siaga terhadap keadaan yang mengancam keselamatan masyarakat.
Agar polisi mampu menyelesaikan berbagai permasalahan keamanan dan ketertiban yang muncul di tengah masyarakat, Amelia Yani, mengemukakan pentingnya kemesraan hubungan polisi dengan masyarakat (Dalam Polisi dan Polisi, 1995 : 75). Polisi harus mampu mendekati masyarakat melalui proses kondisioning secara bertahap dan keteladanan dari para anggota polisi, sehingga masyarakat semakin percaya kepada polisi. Dengan bekal kepercayaan tersebut, diharapkan masyarakat akan semakin lekat pada polisi.
Dalam pelaksanaan tugas Bimmas, Polri harus bekerja sama dengan berbagai instansi pemerintah,organisasi kemasyarakatan sampai kepada pemimpin-peminpin informal yang berpengaruh di daerah pedesaan.Memberikan penyuluhan pada masyarakat dan bimbingan pada remaja/anak-anak/pelajar/Mahasiswa/pemuda supaya taat pada hukum dan norma-norma yang ada. Fungsi ini penting dalam rangka peningkatan disiplin nasional
- Bidang Pelayanan dan pengayom Masyarakat.
Dalam pelaksanaan fungsinya sebagai pelayan masyarakat setiap anggota kepolisian memerlukan sikap mental yang menyadari apa yang dimaksud dengan kata”pelayan”. Seorang pelayan tidak berada diatas.Setidak-tidaknya polisi harus menyadari bahwa kedudukannya sebagai warga negara adalah sama dengan warga masyarakat yang lain. Polisi harus memberikan apa yang diharapkan oleh yang dilayani, walaupun semuanya dilaksanakan dalam batas-batas ketentuan peraturan dan atau hukum yang berlaku.
Sebagai pengayom masyarakat, polisi memelihara keselamatan orang, benda dan masyarakat, termasuk memberikan pertolongan dan perlindungan, menjadi teman siapapun yang memerlukan bantuan tanpa membedakan status sosial maupun status kekayaan, mengamati lingkungan yang dapat menimbulkan situasi yang tidak tertib, misalnya traffic light yang tidak menyala, dan memberikan saran kepada pihak yang bertanggung jawab untuk mengaturnya Baharudin Lopa mengemukakan, polisi harus menjadi pelayan yang terpercaya, artinya kapanpun dan dimanapun polisi berada,ia harus siap untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, memiliki integritas moral yang terpuji (disiplin, jujur dan sikap-sikap terpuji lainnya),karena betapapun profesionalnya seorang polisi, jika tidak memiliki moral yang tangguh, tidak akan pernah berhasil dalam mengemban tugasnya Tugas-tugas pelayanan dan pengayoman oleh polisi kepada masyarakat diaktualisasikan dalam tindakan konkrit yang sebenarnya sepele,tetapi maknanya dalam bagi masyarakat yang mengerti arti sebuah nilai pengabdian. Misalnya, polisi harus bersedia menyeberangkan orang tua atau anak-anak manakala jalanan ramai. Atau polisi harus terjaga dengan kewaspadaan tinggi ditengah malam saat warga masyarakat sudah terlelap dalam tidur.
Rabu, Maret 23, 2011
Install Windows 7 Menggunakan Flash Disk
Atau bagi yg punya netbook :)
Semuanya menggunakan perintah di command prompt... Langsung aja ya gan :
1. Masukkan flash disk agan ke komputer. Pastikan flash disk tersebut kosong. Jika masih ada isinya, backup dulu ke hard disk agan.
2. Pencet tombol WIN+R sampe muncul window run, trus ketikkan : "cmd", lalu ENTER.
3. Di jendela command prompt, ketikkan "diskpart", kemudian ENTER. Akan muncul jendela baru "DISKPART". Atau akan langsung tampil menu DISKPART.
4. Ketik "list disk", kemudian ENTER. Pilihlah yang mana flash disk agan, hati2 jangan salah pilih karena jika salah yg terformat bisa aja hard disk agan. Dalam kasus ini, disk ane terpartisi jadi 3, dimana partisi 1 = disk 0, partisi2 = disk 1, flash disk ane = disk 2.
5. Ketik "select disk 2" (dimana "disk 2" adalah flashdisk ane dlm kasus ini), kemudian tekan ENTER.
6. Ketik "clean", kemudian ENTER.
7. Ketik "create partition primary", kemudian ENTER.

8. Ketik "select partition 1", kemudian ENTER.
9. Ketik "active", kemudian ENTER.
10. Selanjutnya adalah memformat flash disk. Ketik "format fs=fat32", kemudian ENTER. Flash disk akan diformat seluruhnya, jadi ingat pastikan file-file agan udah dibackup ke hard disk.

11. Ketik "assign", kemudian ENTER. Lalu keluar, ketik "exit".

12. Langkah terakhir adalah copy seluruh isi DVD Windows 7 ke flash disk yang baru kita format.

Nah, kemudian buka netbook nya. Set booting melalui USB Drive. Jika proses sudah benar, maka instalasi akan berjalan.
Selamat mencoba :)